09
Jun

Perawatan AC Mobil Secara Berkala

AC sudah menjadi kebutuhan untuk kita di mobil. Dengan cuaca di Indonesia yang sangat terik dan panas, tentunya kenyamanan berkendara sangat diperlukan. Banyak sekali konsumen yang beranggapan bahwa “Selama masih dingin, ngga perlu lah ke bengkel AC Mobil” dan itu adalah SALAH BESAR. Kenapa kami bilang seperti itu? Karena segala sesuatu yang berhubungan dengan mekanikal tentunya perlu ada perawatan berkala yang tidak jauh berbeda dengan mesin mobil.

Di sistem AC mobil kita memiliki beberapa komponen utama seperti Kompresor, Magnet Clutch, Kondensor, Receiver Dryer/Silica Dryer, Expansion Valve, dan Evaporator. Apa hanya itu saja yang berperan penting dalam AC mobil? Tentu tidak, masih ada komponen2 lain seperti Motor Fan, Motor Blower, Resistor Blower, Thermistor, Pressure Switch dan lainnya yang akan kita bahas di postingan selanjutnya.

Lakukanlah Perawatan AC Mobil Minimal Setahun Sekali untuk Menjaga Performa dan Mencegah Bermasalahnya Sistem AC Mobil Anda.

Kompresor memerlukan Oli Kompresor sebagaimana mesin mobil kita memerlukan oli mesin sebagai pelumas komponen2 di dalamnya seperti piston, klep, dll. Perawatan apa yang perlu dilakukan pada Kompresor untuk mencegah “Kompresor Jebol” atau “Kompresi Hilang”? Tentunya penggantian Oli Kompresor secara berkala (setiap 30.000 KM), sama seperti oli mesin seiring waktu pasti kualitas dan kinerjanya berkurang, bahkan kapasitas Oli Kompresor bisa berkurang apabila terdapat kebocoran di sistem AC dan inilah yang sering menjadi penyebab jebolnya kompresor.

Kondensor adalah bagian dimana terjadinya kondensasi freon yang dikompresi oleh Kompresor. Kebersihan Kondensor harus diselalu dijaga dan apabila terjadi penyumbatan di dalam Kondensor ataupun kebocoran, sebaiknya segera melakukan penggantian parts ini untuk performa AC mobil yang optimal.

Magnet Clutch adalah bagian yang menggerakan Kompresor AC Mobil kita, dan tentunya parts ini memiliki umur yang lumayan panjang apabila sistem AC normal, kurang lebih 5-10 tahun untuk mobil dengan sistem AC normal mengalami permasalahan di parts ini. Biasanya gejalanya adalah tiba2 AC menjadi tidak dingin dan hanya blower yang terasa, atau kadang dingin dan kadang hanya angin blower juga bisa menjadi gejala rusaknya parts ini.

Receiver Dryer/Silica Dryer adalah saringan atau filter dimana yang disaring adalah Oli Kompresor yang kotor, Freon, dan kotoran lain yang terdapat di sistem AC mobil anda. Layaknya Filter Oli pada mesin mobil, parts ini harus diganti setiap 20.000 KM sehingga dapat melakukan tugasnya dengan baik, dan tidak ada penyumbatan di sistem AC mobil anda.

Expansion Valve merupakan parts yang bertugas untuk mengubah freon cair yg mengalir dari Kondensor menjadi uap yang akan mendinginkan Evaporator, parts ini dianjurkan untuk diganti setiap 30.000 KM. Gejala bermasalahnya Expansion Valve kurang lebih bekunya saluran selang pipa AC mobil anda, keluar kabut dari grill AC, atau bisa juga ada suara siulan dari grill AC saat AC mobil dinyalakan.

Evaporator merupakan parts yang perlu dibersihkan secara berkala (1 tahun sekali setidaknya) untuk kenyamanan berkendara dengan AC mobil yang sehat, tidak berbau, selain itu tentunya untuk mencegah kebocoran yang disebabkan oleh kotoran yang sudah menumpuk dan kedinginan yang maksimal.